Bagi
mahasiswa jurusan pendidikann terutama Mahasiswa Universitas Djuanda pasti cita-cita yang paling diimpikan adalah
menjadi seorang guru. Mahasiswa keguruan berprinsip bahwa calon menantu idaman
adalah seorang guru. Tentu saja itu hanya
pembelaan mereka semata. Harapan yang paling besar saat kelak menjadi guru
(Aminn) adalah menjadi sosok guru yang dirindukan muridnya. Senantiasa dinantikan
saat ada dan dirindukan jika tak ada. Namun, apakah kamu wahai mahasiswa
keguruan yakin bisa jadi guru yang dirindukan jika masih saja melakukan 3 hal
khas mahasiswa dibawah ini...
1. 1. Begadang
Pasti semua mahasiswa beralasan kalau mereka begadang itu karena tuntutan
tugas. BOHONG!
Hei kalian yang katanya calon guru yang dirindukan, dengan kalian
begadanga saja menandakan kalaau kalian tidak bisa me-manajemen waktu dengan
baik.
Kebanyakan mahasiswa perempuan pasti begadang karena sibuk nontonin drama
korea, sedangkan yang laki-laki? Sibuk streaming youtube atau main game. Huhu...
Ubahlah kebiasaan ini jika kalian betul-betul ingin jadi sosok guru yang
dirindukan kelak. Ngatur waktu aja gak bisa gimana ngatur keadaan kelas
nantinya? Hayoo..
2. 2. Ngeluh Tugas Mulu
Ini problem paling utama semua mahasiswa di Indonesia. Apalagi mahasiswa
keguruan itu hampir semua matakuliahnya pasti presentasi kelompok. Ini nih,
mereka yang dapet rata-rata kelompoknya di awal sibuk merutuk karena
dikejar-kejar tugas sama seremnya kayak dikejar ibu kos bayar kosan. Sedangkan mereka
yang dapet pertengahan dan akhir bisa santai leya-leye ngeledekin mereka yang
dikejar tugas. Semua tugas selalu dikerjakan SKS (Sistem Kebut Semalam). Belum lagi
mikirin ice breaking sebelum
presentasi, juga nyari video buat ngalihin audience saat lagi sibuk nyari
jawaban pertanyaan. Ngatur waktu nugas sama rapat orfanisasi yang seringnya
bentrok. Duh, pusing dos! (Dosen)
3. 3. Ngomong Kasar